Ali Harsojo

Saya adalah pribadi yang sangat sederhana dilahirkan di kota kecil Sumenep, Madura. Suka berkolaborasi dan bersinergi. Selalu ingin mencari tahu setiap ilmu yan...

Selengkapnya
Navigasi Web
Menelisik Buku Renjana yang Membahana

Menelisik Buku Renjana yang Membahana

Menelisik Buku Renjana yang Membahana

Tantangan 365 Gurusiana Hari Ke-125

#TantanganGurusiana

Merebaknya virus corona (Covid-19) benar-benar menjadi ujian mendalam bagi Negara kita, termasuk dalam tatanan dalam dunia pendidikan. Dalam bidang pendidikan, situasi ini berpengaruh secara langsung terhadap proses belajar mengajar. Akibatnya, kegiatan belajar siswa harus dilakukan di rumah, dan guru mengajar dari rumah berdasarkan kebijakan pemerintah. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona tanpa meniadakan kegiatan pembelajaran. KBM jarak jauh adalah pilihan yang harus dilakukan.

Di tengah kegiatan pembelajaran jarak jauh itulah (daring), guru senantiasa terus melahirkan karya dengan menerjemahkan situasi dan kondisi pandemi. Guru berusaha menangkap momentum pandemi ini untuk diabadikan dalam beberapa bentuk karya. Salah satunya adalah aktualisasi imajinasi dalam bentuk puisi.

Puisi sebagai proses kreatif dan karya sastra mampu menjelmakan keadaan yang terjadi menjadi suguhan karya yang menarik dan indah. Diksi-diksi pilihan telah mampu menggambarkan situasi terkini negeri ini. Kondisi serba terbatas, motivasi untuk petugas medis, apresasi terhadap petugas khusus yang menangani covid-19, pihak berwajib, tokoh dan pejabat yang berkiprah dalam penyelesaian ini, termasuk kepada para guru sendiri yang tetap berjuang mencerdaskan anak bangsa, secara apik terlukiskan dalam bait-bait puisi ini.

Gambaran indahnya diksi tersebut tergabung dalam karya bersama guru Indonesia, 111 penulis yang luar biasa dengan 555 karya puisi yang mewakili isi hati. Dengan indah karya tersebut terlukis dengan judul Menyemai Renjana, Memendar Senjana (Antologi Ungkapan Perasaan dan Doa Guru Semasa Corona). Karya ini dilahirkam untuk terus memberikan doa, semangat, motivasi dan apresiasi penuh dengan renjana (cinta kasih) kepada semua pihak yang berjuang menyelesaikan masalah pandemi ini dengan senjana (bekerja keras dan tulus berbakti kepada Negeri).

Seratus sebelas guru luar biasa telah memberikan sebagian dari perasaan dan imajinasinya untuk mendonasikan kepada beberapa pihak yang berjuang dan berjibaku melawan corona. Cara tidak biasa ini, benar-benar membuka mata batin kita. Bahwa kita bisa mewujudkan cinta kasih dan doa melalui media apa saja, termasuk bait-bait puisi yang indah.

Beragam karakter, rasa, dan segenggam doa termaktub dalam buku keren ini. Yang lebih membahana adalah buku ini ditulis oleh guru Indonesia yang merasa senasib dan sepenanggungan. Merasa memiliki Indonesia dengan utuh. Merasa harus mendukung perjuangan para pihak yang berhadapan langsung atau tidak melawan virus corona ini. Selain itu, buku luar biasa ini dicetak dengan jumlah yang besar dan sekitar separuhnya didonasikan sebagai lambang dukungan kepada mereka yang berjuang meredam pandemi.

Buku ini sangat indah. Dengan cover yang memukau, ia memiliki ketebalan sekitar hampir 700 halaman. Terdiri dari 555 judul puisi yang renjana, indah dan cantik. Buku ini sangat tepat dimiliki oleh siapa saja. Sebab, pesannya sangat sarat dengan pesan spiritual, sosial, tanggung jawab dan refleksi diri.

Akhirnya, semoga buku renyah ini segera menghiasi ruang pembaca. Buku ini ditulis dengan diksi yang menyentuh dan indah. Harapannya, pembaca seolah-olah menjadi penyairnya, larut dalam rasa dan sebait doa serta harapan agar pandemi segera usai. Semoga bermanfaat. Selamat berselancar dengan imajinasi para penyair yang hadir dalam takdir. Salam Literasi.

Salam Guru Indonesia. Tiada hari tanpa berkarya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post